Jumat, 25 Januari 2013

MENULIS SAJA

sumber ilustrasi:
http://isucceedbook.com/wp-content/uploads/2011/05/write-a-book.jpg


Jika sedang marah.... menulis saja, jika sedang sedih.... menulis saja, jika sedang negatif..... menulis saja. Menulis apa? Menulis apa saja, tentang sumpah serapahmu, tentang makianmu, tentang tangismu, tulis semua. Tulis semua detailnya, hingga titik, koma, serta tanda serunya, atau bahkan ada tanda tanya di sana. Biarlah yang titik tidak selalu berarti berhenti, biarlah yang koma tak selalu berarti bernafas, dan biarlah tanda tanya tak selalu berjawab. biarkan saja apa adanya. Biarkan yang berjejal di hati berpindah lembar demi lembar.

Jangan pernah meneriakkkan serapahmu ke dalam ruang hampa, gaung yang kembali ke telingamu akan terasa lebih menusuk hati, serasa dimaki oleh diri sendiri. Jangan pula kau tumpahkan pada keramaian, tentulah disangka hilang kewarasan. Jika dipendam saja bisa merusak batin dan pikiran, seperti kata seorang ahli jiwa. Bisa-bisa hilang ingatan, atau tiba-tiba saja muncul seorang kawan yang selalu mengajakmu tersenyum dan tertawa, mengajakmu menari-nari, menyanyi mendendangkan kisah hidupmu, sebentar kau menangis karena merasa pilu, lalu kembali tertawa, menertawakan kesedihanmu. 

Maka menulis sajalah....sebanyak yang kau bisa, jika sudah lelah, hempas saja buku dan penamu, telungkupkan wajahmu di sana, keluarkan air mata yang menyesak-nyesak. Begitu seterusnya....sampai suatu masa, ketika sudah bisa kembali tertawa, bacalah kesedihanmu, bacalah kemarahanmu, di suatu sore yang santai, atau di pagi yang damai, tentu kau akan menemukan kejenakaan di sana, kelucuan yang tiada kau duga. Betapa kekanak-kanakannya saat amarah menguasai kepala, betapa konyolnya saat kemurungan memenuhi hati. Yah...begitulah.

Simpan saja tulisanmu, sampai nanti, kau beranak dan bercucu, kau bisa menceritakan kepada mereka, sebagian kisah lucu dari hidupmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar